Resume : Kelengkapan pada R

ANALISIS RIIL
“KELENGKAPAN PADA







Oleh :
KELOMPOK IV
WIDYA                                  :           11.16.12.0027
JUMADIR                             :           11.16.12.0033
MARIAM                              :           11.16.12.0010
NURYANTI                          :           11.16.12.0037


JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI MATEMATIKA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PALOPO
2013/2014




KENLENGKAPAN PADA

A.  SUPRIMUM DAN INFIMUM

Definisi 1, Misalkan S subhimpunan dari ℝ, maka :
a.         Himpunan S dikatakan terbatas ke atas (bounded above) jika terdapat suatu bilangan uÎsedemikian hingga s £ u untuk semua sÎS . Setiap bilangan u seperti ini disebut dengan batas atas (upper bound) dari S.
b.        Himpunan S dikatakan terbatas ke bawah (bounded below) jika terdapat suatu bilangan wÎsedemikian hingga w £ s untuk semua sÎS . Setiap bilangan w seperti ini disebut dengan batas bawah (lower bound) dari S.
c.         Suatu himpunan dikatakan terbatas (bounded) jika terbatas ke atas dan terbatas ke bawah. Jika tidak, maka dikatakan tidak terbatas (unbounded).
Sebagai contoh, himpunan S := {xÎ: x < 2} ini terbatas ke atas,sebab bilangan 2 dan sebarang bilangan lebih dari 2 merupakan batas atas dari S. Himpunan ini tidak mempunyai batas bawah, jadi himpunan ini tidak terbatas ke bawah. Jadi, S merupakan himpunan yang tidak terbatas.

Definisi 2, Diberikan S subset tak kosong ℝ, maka :
a.         Jika S terbatas ke atas, maka suatu bilangan u disebut supremum (batas atas terkecil) dari S jika memenuhi kondisi berikut:
Ø  u merupakan batas atas S, dan
Ø  jika v adalah sebarang batas atas S, maka u £ v .
Ditulis u = sup S .
b.        Jika S terbatas ke bawah, maka suatu bilangan u disebut infimum (batas bawah terbesar) dari S jika ia lebih besar dari setiap batas bawah yang lain dari S.
Definisi diatas dapat dinyatakan dengan cara lain:
Ø  uÎ Suprimum dari S Ì ℝ ,jika memenuhi dua sifat :
1)     s £ u untuk semua sÎS ,
2)        jika s ≤ v , untuk semua sÎS, maka u ≤ v .
Ø  tÎinfimum dari SÌ, jika memenuhi dua sifat :
1)        s≥t untuk semua sÎS.
2)        jika s≥t ,untuk semua sÎS , maka t≥r.
Mudah untuk dilihat bahwa jika diberikan suatu himpunan S subset dari , maka hanya terdapat satu supremum, atau supremumnya tunggal. Juga dapat ditunjukkan bahwa jika u ' adalah sebarang batas atas dari suatu himpunan tak kosong S, maka sup S £ u ' , sebab sup S merupakan batas atas terkecil dari S. Suatu subset tak kosong S Ì mempunyai empat kemungkinan, yaitu :
(i)        mempunyai supremum dan infimum,
(ii)      hanya mempunyai supremum,
(iii)    hanya mempunyai infimum,
(iv)    tidak mempunyai infimum dan supremum.
Setiap bilangan real aÎ merupakan batas atas dan sekaligus juga merupakan batas bawah himpunan kosong Æ. Jadi, himpunan Æ tidak mempunyai supremum dan infimum.

Teorema 3, Suatu batas atas u dari himpunan takkosong S di adalah suprimum dari S jika dan hanya jika untuk setiap

Bukti :
Ø  misalkan u batas atas sehingga untuk setiap  , terdapat ÎS sehingga  u- . Akan ditunjukkan u= sup S.Misalkan v batas atas dan v≠u.Andaikan v , ambil  = u-v 0, menurut hipotensis, maka terdapat ÎS sehinga u- . Akibatnya u-(u-v) = v . ini suatu kontradisi bawa v batas atas , jika haruslah u  , yang berarti u= batas atas terkecil dari S. Jika u=sup S.
Ø  Misalkan u = sup S dan ambil sembarang. Karena u-   dimana s≤u- . Oleh karena itu terdapat  yang le-bih dari u-  Jadi u-    untuk suatu

Contoh.
a.         Jika  hanya mempuyai berhingga unsure , maka dapat ditunjukan bahwa mempunyai unsure terdesar u dan unsur terkecil v. maka u = sup  dan v = inf  dimana u dan v unsure- unsure di .
b.        Himpunan  = .
Himpunan ini mempunyai batas atas terkecil 1 dan batas bawah terberbesar 0 yang keduanya terletak pada .
c.         Himpunan  = .
Himpunan ini mempunyai batas atas terkecil 1 dan batas bawah terbesar 0 yang keduanya tidak terletak pada
d.        Setiap unsure di   merupakan batas atas dan sekaligus batas bawah dari himpunan kosong . jadi himpunan  tidak mempunyai suprimum maupun infrimum.
Sebagai catatan bawah pada contoh diatas  memuat suprimum dan infrimum.Suprimum yang di muat di suatu himpunan sering di sebut maksimum dan infrimum yang di muat di suatu himpunan sering di sebut minimum.

B.  SIFAT SUPRIMUM PADA  .

Teorema Suprimum
Setiap himpunan takkosong dari bilangan riil yang mempunyai batas atas, mempunyai suprimum. Dengan cara sama, maka setiap himpunana takkosong yang mempunyai batas bawah, mempunyai infrimum.”

Contoh.
a.         Misalkan S subhimpunana takkosong dari  yang terbatas di atas dan misalnya a  .
Definisi himpunana a + S = {a + X : XÎ  } , maka berlaku sup(a + S ) = a + sup(S) .

Bukti.
Misalkan  diberikan u = sup S , maka x £ u untuk semua xÎS , sehingga a + x £ a + u . Oleh karena itu, a + u merupakan batas atas dari himpunan a + S . Akibatnya sup(a + S ) £ a + u . Selanjutnya, misalkan v adalah sebarang batas atas a + S, maka a + x £ v untuk semua xÎS . Akibatnya x £ v - a untuk semua xÎS , sehingga v - a merupakan batas atas S. Oleh karena itu, u = sup S £ v - a . Karena v adalah sebarang batas atas a + S , maka dengan mengganti v dengan u = sup S , diperoleh a + u £ sup (a + S ). Di lain pihak diketahui sup(a + S ) £ a + u . Akibatnya terbukti bahwa sup (a + S) = a + u = a + sup S .Jadi a+u supprimum dari a+S. Dengan cara serupakita peroleh hubungan inf (a+S ) = a+ inf S

Contoh soal
Jika S R memuat suatu batas atas, tunjukkan bahwa batas atas tersebut merupakan     suprimum dari S.

Bukti ,                                                                                                                                          
Kita misalkan a > 0 Є S merupakan bilangan R kita harus menunjukkan bahwa a supremum s adalah batas atas dari aS atau a supremumS  as, untuk setiap s Є S, dan a supremum S ≤ v, untuk setiap V, batas atas dari aS. Karena S adalah himpunan yang memuat batas atas, mempunyai supremum, menurut kelengkapan dari R. Karenanya sup S ≥ s, untuk setiap s Є S. Karena a > 0, a supremum S ≥ as, untuk setiap s Є S. Artinya, a sup S adalah batas atas dari as. Akibatnya aS memiliki supremum. Selanjutnya, misalkan W adalah sembarang batas atas dari aS, atau w ≥ aS, untuk setiap s Є S, karena a > 0, kita peroleh bahwa w/a ≥ S, untuk setiap s Є S. Disini w/a adalah batas atas dari s. Akibatnya, w/a ≥ supremum S atau w ≥ a supremum S. Kita peroleh bahwa a supremum S ≤ w,untuk setiap w, batas atas dari aS. Jadi terbukti bahwa S R memuat suatu batas atas yaitu a supremum S atau sup aS dari aS.


0 komentar: