Makalah : Tafsir Tarbawi


TUGAS
TAFSIR TARBAWI
(Al-Baqarah ayat  1 - 5)




KELOMPOK 1 :
NURWAHIDA
JUHAENA RENTA
SISKA


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM  NEGERI (STAIN) PALOPO TA. 2013


AYAT DAN TERJEMAHAN

SURAH AL-BAQARAH AYAT 1- 5
ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#
Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang
$O!9# ÇÊÈ   y7Ï9ºsŒ Ü=»tGÅ6ø9$# Ÿw |=÷ƒu ¡ ÏmÏù ¡ Wèd z`ŠÉ)­FßJù=Ïj9 ÇËÈ   tûïÏ%©!$# tbqãZÏB÷sムÍ=øtóø9$$Î/ tbqãKÉ)ãƒur no4qn=¢Á9$# $®ÿÊEur öNßg»uZø%yu tbqà)ÏÿZムÇÌÈ   tûïÏ%©!$#ur tbqãZÏB÷sム!$oÿÏ3 tAÌRé& y7øs9Î) !$tBur tAÌRé& `ÏB y7Î=ö7s% ÍotÅzFy$$Î/ur ö/ãf tbqãZÏ%qムÇÍÈ   y7Í´¯»s9'ré& 4n?tã Wèd `ÏiB öNÎgÎn/§ ( y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd šcqßsÎ=øÿßJø9$# ÇÎÈ  
ARTINYA:
1.    Alif laam miin
2.     Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,
3.     (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan   menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
4.    dan mereka  yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat
5.    mereka Itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung




Ayat pertama dimulai dengan:

الم (1)
Alif Laam Miim.(1)

Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian surat-surat Al-Quran seperti; alif lam mim, alif lam raa, alif lam mim shad dan sebagainya.Di antara ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang masuk ayat-ayat mutasyaabihaat dan ada pula yang menafsirkannya.
Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al-Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al-Quran diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al-Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad SAW semata, maka cobalah mereka buat semacam Al-Quran ini.
ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ
Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya;
Al-Quran berulangkali menantang manusia yang meragukannya untuk menyusun huruf seperti Al-Quran, atau sepuluh surat, atau hanya satu surat saja. Namun sampai sekarang tidak ada seorang manusiapun yang sanggup menjawab tantangan ini.
هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (2)
petunjuk bagi mereka yang bertakwa,(2)
Al-Quran adalah petunjuk hidup. Dengan itu manusia akan terhindar dari bahaya kesesatan dan mantap menjalani kehidupan menuju tujuan sejati.
Tetapi tidak semua orang yang mampu memahami dan mengamalkan petunjuk Al-Quran ini… Ia adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa…
Taqwa bukan hanya sebatas pengertian "takut" belaka…Taqwa adalah membuka pintu hati sehingga sinar Al-Quran masuk ke dalamnya… Taqwa mempersiapkan hati untuk menggapai petunjuk… Taqwa adalah memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.
Selanjutnya diterangkan ciri-ciri orang-orang yang bertaqwa:


الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ
a.      (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib,
Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa
Sedangkan "yang ghaib" ialah yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera. Orang yang bertaqwa percaya kepada yang ghaib, yakni; meyakini adanya "yang maujud" di luar yang ditangkap panca indera.


وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ
b.      yang mendirikan shalat
Shalat menurut bahasa Arab berarti; do'a. Menurut istilah syara' adalah ibadat yang sudah dikenal, dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam.
Mendirikan shalat yakni; menunaikannya dengan teratur, melengkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik lahir maupun bathin, seperti khusu', memperhatikan yang dibaca dan lain sebagainya.


وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (3)
c.       dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka,(3)


Rezeki: segala yang dapat diambil manfa'at-nya… dan orang yang bertaqwa menafkahkan sebagian rezeki yang dianugerahkan Tuhan kepadanya, sesuai dengan pengarahan Al-Quran.


Kemudian, tentang lanjutan ciri orang bertaqwa:

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآَخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ (4)
dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.(4)

Mereka yang bertaqwa yang hatinya bersemi dengan siraman Al-Quran adalah  selalu memantapkan diri dalam pengabdian yang tulus kepada Ilahi.
 Mereka menyadari bahwa tanpa petunjuk Ilahi, maka manusia tidak akan pernah mampu  memahami hakikat hidup sebenarnya. Petunjuk yang berupa wahyu itu diturunkan Allah kepada manusia melalui perantaraan para nabi dan rasul… dan, sebelum Allah menurunkan Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW maka Allah telah menurunkan KitabNya yang lain kepada nabi dan rasul terdahulu; semuanya bertujuan untuk membimbing manusia menempuh jalan yang benar, dan agar jangan terjerumus ke lembah kesesatan dan kenistaan.
Pada ayat yang ke-5 surat Al-Baqarah ini, datanglah ketetapan Allah SWT:


أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (5)

Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.(5)
Jadi dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam menempuh liku-liku kehidupan ini, dan bersifat dengan sifat orang-orang yang bertaqwa, adalah sebagai kunci penentuan nasib peruntungan kita…


PENJELASAN

Surat Al-Baqarah termasuk surat yang pertama-tama diturunkan sesudah hijrah dan merupakan surat yang paling panjang dalam Al-Quran. Menurut pendapat yang terkuat, ayat-ayat surat ini tidaklah diturunkan sampai selesai sebelum turun ayat-ayat dari surat lain. Dengan meneliti sebab-sebab turunnya beberapa ayat ini dan ayat-ayat dari surat Madaniyah lain – walaupun sebab-sebab itu bukanlah sebab yang pasti – menunjukkan bahwa ayat-ayat itu tidaklah diturunkan secara beruntun; tetapi beberapa ayat dari surat yang berikutnya sudah diturunkan sebelum surat yang terdahulu selesai. Adapun di dalam menentukan urutan surat, yang menjadi pegangan adalah turunnya ayat-ayat pertama dari surat; bukan seluruh ayat. Maka dalam surat Al-Baqarah ini kita jumpai ayat-ayat yang diturunkan di penghujung turunnya Al-Quran, seperti ayat riba. Sedangkan ayat dipermulaan surat menurut pendapat yang terkuat adalah ayat yang pertama turun di Medinah.


NILAI PENDIDIKAN YANG TERKANDUNG DI DALAM SURAH AL –BAQARAH AYAT 1-5 

Memberikan pemahaman kepada kita bahwa kitab suci(al qur’an ) adalah mu’jizat terbesar yang diturunkan allah swt. kepada kita umat islam. dengan begitu maka kita pun harus mempedomani dan melaksanakan seluruh apa yang terkandung didalm nya.
selain itu , ayat diatas juga menjelaskan kepada kita tentang bagaimana menjadi orang yang beriman dan bertaqwa,  termasuk  kita dituntun untuk percaya kepada yang ghaib ( allah swt, malaikat –malaikat dll) , serta mendirikan shalat dan di ajak untuk memberi sebagian rezki yang telah allah anugerahkan kepada kita bagi orang -orang yang tidak mampu.

 Jadi, dengan demikian ayat diatas mengandung banyak nilai –nilai pendidikan yang dapat kita pelajari.

0 komentar: